[FF] The Reason Why I Still Here

Gambar

Judul : The Reason Why I Still Here

Main cast :

– Sehun from EXO

– Ulzzang Song Ah ri

Author : Kumakey

Genre : Romance, friendship

Rating : General ^^

***

Sebelumnya saya sebagai yang nulis ff ini minta maaf kalo ceritanya rada garing+rada freak, maklum ini FF pertama (yang berhasil) #eaaaaa jadi maklumi ya temans ^^oh iya semoga nggak ada typo ya ‘_’ kalu ada kritik dan saran silahkan komentar..saya sebagai newbie sangat butuh saran dari kalian temans

Enjoy reading guys!

***

Sehun menatap langit malam penuh harapan, harapan akan lekas sembuh dan bisa keluar dari tempat yang nampak seperti penjara menyedihkan ini. Kini ia baru sadar betapa bahagia hidup diluar sana ketimbang terus terbaring lemas di rumah sakit tanpa ada yang menemainya sama sekali. Angin malam yang dingin terus menerpanya, namun ia masih tetap ingin diluar.  Kini ia hanya duduk di taman ditemani secangkir susu hangat dan tongkat yang selama ini membantunya untuk berjalan. Ya, sudah seminggu ini Sehun dirawat di rumah sakit akibat cedera kakinya yang membuat aktivitasnya terganggu bahkan jadwal manggungnya bersama exo pun harus di cancel sampai ia pulih sepenuhnya.

“Aish..kenapa aku begitu ceroboh??!!bisa  mati  bosan disini!” Sehun menggerutu, meluapkan semua amarahnya pada angin malam.

BRAKKK!suara benda jatuh dibelakang Sehun terdengar sangat keras, tunggu..sepertinya itu bukan benda melainkan sosok gadis mungil dengan seragam rumah sakit yang sama persis dengan  sehun.

“HAH!siapa kamu?hantu??!” Sehun tersentak lalu menoleh ke belakang

“aww…aniyo(bukan) namaku Ah ri!” gadis mungil itu merintih kecil lalu mencoba untuk berdiri dan mengahampiri Sehun.

“Sedang apa kau disini??ini tempatku!”bentak Ah ri memasang wajah garang namun justru malah membuatnya  tampak imut

“apa?tempat mu?jelas-jelas aku duluan yang duduk disini!dasar bocah…kembali lah ke dalam”jawab sehun dingin

“Cih..aku sudah ada disini sebulan yang lalu!oh iya nampaknya aku tidak pernah melihatmu..kau pasien baru ya?nama mu siapa?” Ah ri menjulurkan tanganya dan tersenyum

“namaku?kau tidak tau siapa aku???apa kau tidak pernah meilhat televisi?”

“ehm…ani, selama di rumah sakit aku jarang menonton tv..memangnya kamu artis?”Ah ri  malah berbalik tanya , sekarang ia duduk di sebelah sehun.

“iya!aku anggota boyband exo yang sekarang lagi terkenal!kau ini kuno sekali!” ejek Suho

“oh yang ada Kai oppa itu?arraaa aku tau exo..tapi aku tidak tau kamu, kamu tidak terkenal sih.haha” gadis itu tertawa licik pada sehun

Sehun tampak kesal lalu mengacak rambut tipis gadis itu. Kini Sehun tidak kesepian lagi ia repot berdebat dengan ah ri.

“Sehun..kakimu kenapa?”Ah ri menatap kaki kiri sehun yang berbalut kain perban.

“Ini? Kaki ku cedera saat latihan. Rasanya tidak adil sekali, disaat Exo lagi sibuknya manggung aku malah cedera !”Sehun lagi-lagi meluapkan penyesalanya.

“Jangan menyesal!toh pasti sembuhkan?”

“Iya tapi harus di terapi 1 bulan.  Baru 1 minggu saja aku sudah mau mati kebosanan disini! Oh iya kamarmu dimana?”

“Di ruang 141 di pojok sana” Ah ri menunjuk salah satu pintu kamar rumah sakit.

“kalau gitu kita sebelahan dong?haha kenapa baru sadar..ngomong-ngomong kamu sakit apa?kelihatanya  kamu baik-baik saja?”

“ah, hanya penyakit biasa kok..mungkin 1 minggu lagi bisa pulang hehe” gadis mungil itu tersenyum lalu memperlihatkan wajah yang terkejut, sepertinya ia teringat sesuatu.

“Oh iya!waktunya minum obat…see ya Sehun oppa!besok malam kita bertemu lagi ya” ah ri berlari menjauh dan melambaikan tanganya pada Sehun.

“SIPP!” Sehun mengangkat jempol tangannya memberi kode pada Ah ri.

Sehun tersenyum melihat  gadis mungil itu. Gadis itu berhasil mengusir rasa jenuh Sehun yang  hampir membuatnya mati kebosanan.

**

Malam hari selanjutnya, Sehun kembali ke taman belakang rumah sakit denga membawa  toples  berisi biscuit yang sengaja ia siapkan untuk Ah ri. Namun tidak ada siapun di taman. Menit demi menit Sehun terus menuggu gadis yang kemarin berjanji padanya.

“Ah dasar bocah nakal!” Sehun kesal lalu memakan semua biskuitnya. Beberapa menit kemudian terdengar suara langkah kaki seseorah yang mendekatinya.

“Sehun oppa! Hosh…hosh… mianhae aku telat! Tadi ada urusan sebentar” Ah ri menghela nafas panjang setelah berlari  tadi.

“Nae. Ah ri wajahmu pucat..kau tidak apa-apa?”

“ani!mungkin gara-gara tadi berlari..oppa bagaimana dengan keadaan kaki mu?”Ah ri tersenyum kecil

“ah..tidak ada perubahan…bergerak saja tidak bisa ri” Sehun tertunduk menahan kesedihanya

“huh Sehun yang terkenal itu ternyata payah!cengeng!baru segitu aja nangis!huh!”goda Ah ri

“Dasar bocah!”Sehun mengacak rambut Ah ri lagi

“Hentikan!!ehm….Oppa mau berjanji padaku?” Ah ri tersenyum  dan mengangkat kelingkingnya ke sehun

“mwo?janji apa?” Sehun menampakan wajah kagetnnya

“janji…kita akan sehat  dan  meninggalkan rumah sakit bersama. Lalu aku akan berbicara sesuatu padamu..arraseo?!”

“ara!aku janji!”Sehun mengunci janji nya pada jari kelingking Ah ri

***

Sejak saat itu Sehun dan Ah ri terus bertemu di setiap malam, mereka selalu berbincang, bercanda bahkan saling curhat, dan saat itu juga Sehun mulai memiliki rasa istimewa pada sosok gadis kecil yang berhasil membuat ia tersenyum lagi.

Hari-hari terus berlalu. 2 hari sebelum Sehun diperbolehkan untuk meninggalkan rumah sakit , Sehun terus memikirkan Ah ri yang malah 1 minggu tidak bertemu denganya. Entah, tidak ada kabar pasti dari Ahri, gadis itu hilang tanpa alasan. Bahkan Sehun sering menengok ke ruang kamar Ah ri, tapi kamar sudah dalam keadaan kosong. Awalnya Sehun kira gadis itu sudah pulang tapi itu tidak mungkin karena Sehun tau Ah ri tidak akan menginggalkanya begitu saja karena ia sudah berjanji. Suster di rumah sakit pernah memberitahunya tentang dimana dan begaimana kondisi Ah ri sekarang.Ya, ternyata Ah ri masih di rawat di rumah sakit, namun ia pindah ruang ke ICU karena butuh perawatan khusus. Ah ri terkena kanker otak yang membuat kondisinya semakin hari semakin melemah. Ah ri tidak pernah dijenguk keluarga dan teman dekat, ayahnya sibuk dengan pekerjaan  sedangkan ibu nya sudah meninggal 1 tahun lalu dengan penyakit yang sama. Padahal orang terdekat sangat lah penting untuk kesembuhanya. Gadis itu butuh dukungan dan penyemangat hidup. Ia sengaja menutupi semua tentangnya termasuk penyakitnya itu karena ia takut orang yang ia sayangi malah sedih dan repot. Sejak itu Ah ri kesepian dirumah sakit teman-temanya semua tidak tahu, Hari-hari Ah ri sangatlah menyedihkan hingga akhirnya ia bertemu sehun sosok yang dapat  membuatnya melupakan penyakitnya itu dan membuatnya semakin ingin sembuh.

1 hari sebelum Sehun pulang, Sehun masih tetap menunggunya di taman, Sehun terus memikirkan gadis itu. Ia ingin menunjukan keahlianya dengan dance di depan Ah ri, sebagai hadiah telah menjadi sahabatnya di rumah sakit..juga…….akan member tahu tentang perasaanya.

“AH RI YA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!SARANGHAEYOOO!!!!!” Sehun berteriak  untuk meluapkan semua perasaanya pada angin.Perasaan yang dari dulu ingin ia bicarakan pada Ah ri akhirnya keluar walaupun ia tau Ah ri tidak akan mendengarnya. Kini Sehun tidak dapat menampung semua kepedihanya, air mata yang sangat berat itu akhirnya lepas dan membasahi pipi. Tidak ada yang menemani lagi, tidak ada yang tertawa lepas bersamanya lagi, Sehun seperti berada  pada masa sebelum ia bertemu Ahri.

“Se..sehun oppa…” sayup-sayup terdengar suara lembut seorang gadis dari belakang

Sehun tersontak lalu menolehkan wajahnya kebelakangng. Ternyata gadis itu mendengar teriakanya . Sehun melihat Ah ri, wajah  Sehun yang semula sangat senang kini berubah drastic setelah melihat Ah ri, yang ia lihat sekarang bukan seperti Ah ri sebelumnya, Wajah berseri Ah ri kini berubah menjadi  pucat, senyum yang lebar kini menjadi datar dan ah ri yang sangat bersemangat kini  hanya bisa duduk lemas di kursi roda lengkap bersama infuse disampingnya.

“se..sehun oppa…mianhae.” Ah ri menangis

“Ah ri!!waeyo??!” Sehun mencoba berdiri  lalu mendekati Ahri

“Oppa pasti marah karena aku berbohong tentang penyakitku!sekarang aku malah menginkari janji kita”Tangisan Ah ri semakin menjadi-jadi

“Ani…oppa tidak marah. Kenapa kamu harus menangis? Itu akan membuat oppa marah”Sehun mengusap air mata di pipi Ah ri. Sehun memberikan pelukan hangat pada tubuh lemas ah ri

“Sehun oppa!apa yang kau katakan tadi itu beneran? Oppa suka sama aku?” dengan polos ah ri melontarkan pertanyaanya

“ahh…” Wajah Sehun spontan berubah menjadi merah padam…

“nado…..aku juga suka oppa..hihi” Ah ri memeluk Sehun lebiih erat

**

Pagi hari sekali Sehun sudah membereskan semua barangnya  dan bergegas pamit pada Ahri. Akhirnya cedera kaki Sehun sembuh, kini ia bebas dari tongkat dan seragam rumah sakit. Wajah Sehun tampak berseri, Cowok putih ini sengaja berpakaian sangat rapi dan tampan khusus untuk Ah ri.

“Ya Ah ri..Sehun datangggg ^^” Sehun menggeret koper nya ke ruang ICU.

5 meter dari pintu ICU, Sehun tercengang melihat sosok pria tua berwajah gelisah yang  menghampirinya, nampaknya itu ayah Ah ri.

“Kau teman Ah ri?” tanya nya

“Nae..ada apa paman?” Sehun jadi khawatir

“Ah ri…Ah ri keadaanya kini semakin lemah…sekarang dia koma, dari kemarin dia terus memanggil namamu…”pria itu kini menangis memikirkan nasib Ah ri

Sehun tidak sempat  berkata apapun ia langsung memasuki ruang ICU.

“AH RI!”Sehun berteriak kecil

Tidak ada respon sama sekali,mata gadis itu tetap terpejam.

“Ah ri ya… tolong bangunlah ..oppa disini…” Sehun mencoba berbicara dan memengang hangat tangan Ah ri

1 menit, 2 menit masih tidak ada respon dari Ah ri. Sehun semakin cemas ia menitihkn air mata.Ia takut kehilangan sosok yang ia cintai.

“opp..pa”

“AHRI???AH RII?oppa disini..” Sehun tersenyum lebar

“oppa tidak meninggalkan Ah ri sendirian kan?oppa ah ri takut sendiri lagi….”

“tenang Ah ri..oppa akan selalu disini..oppa janji akan sering menjengukmu…oppa disini kok sampai kamu sembuh nanti”

“Oppa janji? Oppa…. jeongmal gamshahamnida…saranghaeyo oppa” Ah ri mencoba mengangkat bibirya meskipun itu sangat sulit.

“nae..aku akan selalu disini karena kamu…” Sehun tersenyum manis lalu memeluk tubuh Ah ri

-END-